
Selain itu, yield
obligasi Spanyol kembali melonjak terkait pasar menjadi tidak pasti dan
terus menerka apakah Spanyol nantinya akan meminta bailout internasional
atau tidak. Sementara para investor terpukul oleh
prediksi suram dari
pihak Dana Moneter Internasional (IMF) yang mengatakan perlambatan ekonomi dunia kini kian memburuk.
Sentimen investor juga tergerus oleh komentar Presiden ECB,
Mario Draghi yang mengatakan bahwa mata uang tunggal tengah menghadapi
resiko dari ketidakstabilan keuangan. Draghi turut mengatakan kepada
Parlemen Eropa
di Brussels bahwa tidak ada alternatif penghematan yang dapat dilakukan
para pejabat Eropa untuk memangkas defisit anggaran mereka, kendati ada
resiko bahwa tindakan tersebut akan memperdalam resesi ekonomi yang
tengah mencengkeram kawasan tersebut.
Euro
tercatat melemah dikisaran $1.2848 setelah tumbang hingga $1.2833 yang
menjadi level rendah hari ini, dan jauh di bawah level penutupan sesi
sebelumnnya pada $1.2885. Dan kekhawatiran terhadap memburukanya laporan
pendapatan perusahaan di AS turut membebani investor sehingga memicu
sikap hindar resiko.
sumber : http//m.monexnews.com
No comments:
Post a Comment