Sterling
pulih dari level rendah satu bulan terhadap Dollar AS akibat maraknya
aksi bargain-hunting pasca kejatuhan tiga hari berurutan. Meski
demikian, kinerja sterling masih rapuh seiring lemahnya performa ekonomi
Inggris
dan merebaknya harapan akan tambahan stimulus moneter dari Bank of
England. "GBP/USD akan melemah," ujar Geoffrey Yu, strategis UBS.
"Kondisi fiskal dan moneter Inggris isyaratkan sterling akan tetap
tertekan." GBP/USD kini diperdagangkan 1.6009 setelah sempat menyentuh
1.5975, level terendah sejak 10 September. Trader melihat stop-loss di
kisaran 1.6030 dengan support berikutnya 1.5960 IMF telah
memangkas estimasi pertumbuhan ekonomi Inggris. Ekonom juga melihat
kinerja perekonomian masih akan tetap lemah untuk tahun 2012. Ini
tentunya dapat mengacaukan rencana pemerintah untuk memangkas rasio
defisit anggaran. Lemahnya performa ekonomi juga dapat memaksa Bank of
England untuk menambah stimulus moneter pada pertemuan November
mendatang
sumber: http//m.monexnews.com
No comments:
Post a Comment