
Setelah
laporan pasar tenaga kerja AS yang positif Jumat lalu, para investor
belum mendapatkan tambahan indikator ekonomi lainnya apakah sinyal
penguatan ekonomi telah merambat ke sektor perekonomian yang lainnya.
Tentunya hal ini menyebabkan Dollar AS bergerak tanpa arah yang cukup jelas, selain dari sisi permintaan safe haven ditengah melemahnya bursa saham regional.
Kemudian
malam ini laporan
Fed Beige Book akan dirilis dengan kesimpulan ekonomi
yang mungkin menarik untuk dicermati karena laporan Beige Book ini akan
memberikan review yang lebih luas dari aktivitas ekonomi AS, termasuk
kondisi ketenagakerjaan dan tingkat pengeluaran konsumen di 12
distrik/Kabupaten The Fed. Laporan yang cukup mixed atau tidak konsisten
kemungkinan hanya memberikan dampak minimal terhadap Dollar AS.
Kebanyakan
pelaku pasar saat ini cukup skeptis terhadap perbedaan yang terlalu
mencolok antara laporan non farm payrolls dan tingkat pengangguran yang
telah dirilis kemarin, sehingga keraguan tersebut juga masih akan
terbawa ketika merespon laporan Beige Book.
Di lain sisi, terdapat
dua perkembangan penting di pasar Forex, yang pertama Dollar AS telah
kembali ke level pra-QE3 nya terhadap mata uang Euro.
Hal ini menandakan fase konsolidasi setelah jatuh tajam pekan lalu.
Sebagaimana yang telah kita lihat di babak pertama dan kedua
Quantitative Easing, membanjiri pasar dengan dolar tidak selamanya
berdampak negatif untuk Dollar AS, apalagi jika terdapat faktor lain
yang lebih dominan, yakni kecemasan market atas situasi Spanyol dan
Yunani.
Berdasarkan komentar Presiden Prancis Hollande hari ini dan Kanselir Jerman, Angela Merkel kemarin, Yunani kemungkinan besar membutuhkan paket penyelamatan tahap berikutnya, yang masih dalam tahap negosiasi dengan Troika namun para pemangku kebijakan Eropa berkomitmen untuk mengucurkan dana sebelum Yunani kehabisan uang bulan depan.
Berdasarkan komentar Presiden Prancis Hollande hari ini dan Kanselir Jerman, Angela Merkel kemarin, Yunani kemungkinan besar membutuhkan paket penyelamatan tahap berikutnya, yang masih dalam tahap negosiasi dengan Troika namun para pemangku kebijakan Eropa berkomitmen untuk mengucurkan dana sebelum Yunani kehabisan uang bulan depan.
Perjalanan
khusus Angle Merkel ke Athena kemarin menunjukkan sinyal dukungan
beliau bagi Yunani dan komitmennya untuk menjaga negara itu dalam Euro.
Hollande menegaskan kembali bersama dengan Spanyol bahwa keduanya
memiliki visi yang sama untuk tetap mempertahankan Yunani dalam Euro.
Kedua
pemimpin tersebut berharap bahwa keputusan paket penyelamatan tahap
berikutnya untuk Yunani dapat diambil pada KTT Uni Eropa pekan depan.
Oleh sebab itulah dengan dukungan Jerman dan Perancis di belakang
Yunani, maka terbuka peluang pudarnya ketidakpastian di market dan pada
akhirnya dapat memicu pemulihan EURUSD.
sumber: http://m.monexnews.com
No comments:
Post a Comment