
Para
investor menilai bahwa munculnya laporan pendapatan kuartal III akan
lemah setelah bursa Amerika mengawali musim laporan pendapatannya dengan
mengecewakan. Kinerja Wall Street nampak melempem beberapa hari terakhir ini lantaran dipicu oleh buruknya kinerja Chevron dan Alcoa dimana hasil laporan keuangan keduanya mengecewakan pasar. Indeks pun kembali jatuh selama empat hari berturut-turut.
Semalam
saham Chevron tercatat anjlok hingga minus 4,2% dibandingkan penutupan
sebelumnya. Sementara saham Alcoa merosot lebih dalam hingga -4,6% pasca
diumumkannya angka kerugian bersih perusahaan itu. Pelemahan Alcoa juga
dipicu outlook permintaan alumunium yang menurun akibat rendahnya
pertumbuhan ekonomi China.
Dan
fokus pasar kini selain tertuju kepada ketidakpastian Eropa, perhatian
pasar juga tertuju pada menurunnya permintaan global seiring terkikisnya
pertumbuhan ekonomi China.
Di Jepang, indeks utama Nikkei tercatat minus 0.59% pada area 8545.85 setelah data core machinery orders
bulan Agustus turun lebih dalam dibanding estimasi yakni sebanyak 3.3%
(bulanan). Sedangkan kontrak Nikkei berjangka kini terpantau di level
8545.00 merosot sebanyak -40 poin.
Sedangkan Kospi – Korea Selatan
melemah lebih dari 1.29% ke level 253.50 atau -3.20 poin, untuk indeks
utama berada di kisaran 1927.33 atau sebanyak -20.24 poin (-0.94%).
sumber: http://m.monexnews.com
No comments:
Post a Comment